Postingan

#20

 "Apa gerangan yang kau gusarkan?" Akhir akhir ini dia tampak gusar,  entah sulit untuk memperjelas dengan kata-kata,  kalimat, apalagi paragraf.   Sedang ada yang berkecamuk di kepalanya, tapi apa?  Tampaknya ia takut menjabarkan dengan detail,  karena ia takut itu menjadi lebih terlihat nyata.   Dirinya dan hatinya sedang tidak merasa plong.   Apa yang membuatnya menjadi tampak gusar?  Aaaaarrrrkkkkkk!  Gusarrrrr...  Ada apa inii . Gemas dirasa.   Si introvert sedang tidak peduli sekitar,  kenapa harus sandiwara untuk peduli? Dia sedang tidak nyaman diri. NB: dia lagi mau apa?  Dan ingin bagaimana..  Siapa yang bisa Memberikannya ketenangan jiwa.   Lagi lagi dia sendiri.  Karena ia sulit mengungkapkannya. 

#19

 Akan ada kehidupan baru dihidupnya..  Yippii!   Anggota baru itu masih proses berkembang, ku doakan mereka berdua selalu sehat.  Si pangeran kuda putih yang menghasilkannya.  (mengedipkan sebelah mata dengan genit)   Sekian panjang proses cerita hidupnya, terutama terkait percintaan yang tak tentu arah.   Keluhan-keluhan yang mewarnai catatan blog nya,  kesenangam yang sekilas terungkap di catatannya pula.  Walau banyak juga yang terlewat.   Hehe maaf,  aku tak sempat menyampaikan secara tercatat,  tak mampu.  Hanya cukup sampai dikepala,  walau adanya emosi,  namun menguap seketika.  Lantas tak sempat berbagi melalui tulisan ini.   Dan sekarang aku kembali, akan mengeluarkan kisah2 galau nya lagi yang terasa.  ku lihat,  tak ada tempat untuknya bercurah,  sekalipun keluarga, teman-teman yang sudah berkehidupan mandiri,  apalagi sang pangeran kuda putihnya s...

#18

Aku rasa yang terbaiknya untuknya saat ini adalah BERHENTI DARI PEKERJAANNYA!   terjebak di dalam lingkungan kerja dan pekerjaannya yang ia rasa sudah tidak cocok lagi.  Kebebasan terenggut, ia belum bisa bertindak apa-apa. Lantas akhirnya dia berlari..dengan pelarian yang dipilihnya.   Namun tidak semudah dan setenang itu.  Dia harus benar-benar melepaskannya...  Barulah ia menemukan titik ketenangan dan kebahagiaan yang selama ini belum digapai dan didapatnya.   Selain itu,  dia merasa tidak produktif,  seolah hanya ingin menunggu.. Menunggu pangerannya pulang dari waktu sibuk bekerja.   Dia benar-benar sedang butuh support.  Untuk bisa membangun mood nya.  Kalau tidak,  sepanjang hari dia hanya ingin tergeletak di atas kasur,  diruang privasi,  membaca kisah-kisah orang lain di dalam buku fiksi.  Dia cinta waktu seperti itu.   NB: kurasa dia butuh keluar dulu dari pekerjaannya...

#17

Hay semua.  Kalian harus tau--atau tidak juga ya? --tapi aku mau memberi tahu.  Kalau dia saat ini sedang berantakan,  mencoba bertahan dengan waktu yang sedang berantakan.  Kasihan, aku melihat dirinya,  sedang kasihan.   Aku tahu,  dia ingin sekali meninggalkan orang2 disana . Dan ingin tenggelam di dunianya sendiri.   Dan harinya selalu berteriak..  Kapaaan?!  Kapan itu akan terjadi?!  NB: kasihan,  dia masih belom merasa nyaman dengan aktivitasnya 

#16

Weekend kemarin sangat berarti baginya.  Waktu yang sangat berharga berada dirumah bersama dengan pangeran kuda putihnya.  Ia pun tak mau beranjak disisinya, beraktivitas pun tak mampu, saking berharganya hari itu.  Ponselnya pun seolah ingin ia tidak perhatikan, ia merasa muak rasanya mengoperasikan ponselnya sendiri,  akibat dari isi-isinya yang membuat alam bawah sadarnya tidak minat. Hari itu bersamanya adalah udara segar yang bersih,  menyejukkan hari,  hati,  diri,  dan kepala. Ia hirup dalam dalam udara segar itu tanpa disia siakan.  Andai setiap hari udara segar ini bisa ia hirup dengan bebas. Kemudian, waktu pun berjalan dan berlalu.  Awal minggu dimulai lagi.  Pengulangan yang patut disyukuri, namun sedikit nelangsa juga.  Realita hidup yang masih dirasa belum plong harus kembali dihadapi.  Si introvert ini harus kembali berpura pura dipanggung sana. Ia harus melakukan apa yang harus dilakukan untuk bertahan hidu...

#15

Dia sedang sendiri saat ini. Pagi ini benar benar penat yang dirasa. Grafik suasanya hatinya kembali menurun.  Kalian tahu? Dia sudah menikah. Sebuah impian yang sangat dinantikan sejak tahun-tahun lalu. Pangeran kuda putihnya sudah datang menjemput, meminang, dan membawanya ke istana. Hidup berdampingan dengan bahagia. Namun, pangerannya saat ini sedang ke kota, mengurusi segala macam pekerjaan yang harus di urusi, dan dia sebagai seorang istri pangeran yang masih berkutat dengan pekerjaan, sedang sendiri dan merasa bosan dengan rutinitas pekerjaannya itu.  Dimanakh kicau burung dan bentangan taman yang diharapakan? Dengan tumpukan buku-buku yang mengisahkan romance, drama, horor, pembunuhan, keluarga dan lain sebagainya dihadirkan pula secangkir teh hangat dengan roti-roti gandum berselai manis gurih. Tapi kenyataannya adalah pesan pesan singkat jarak jauh yang mengharuskan menyelesaikan pekerjaan.  Menghadirkan uang dikehidupan benar-benar  butuh kerja keras dan p...

#14

Mentari sangat cerah hari ini,  secerah hatiku dan hatinya.  Ya,  hatinya terbawa suasana hari ini.  Hari libur sebanyak 1 hari yang sangat menyenangkan jiwa dan sangat menenangkan.  Ditambah lagi pangeran berkuda putihnya akan segera datang berkunjung.  Pertanda baik untuk dirinya, secercah harap bahagia mengisi jiwa.  Lepas dari dunia otoriter 1 hari saja mengapa begitu bebas ia rasa. Saat ini aku sedang tersenyum sambil mendeskripsikan dirinya pada kalian. Katanya tidak boleh ada pengganggu,  dia ingin menuruti apa kata hati yang mau ia lakukan.  Tak perlu lagi ada intervensi dari sekitar yang mengharuskannya berbuat ini itu. Dia hanya ingin membebaskan diri dari realita. Hanya itu.. Sebentar,  baru ada kabar yang sedikit mengejutkan hati..  Oke baik.  Aku dengar. . Kabar ini membuatku bertugas menenangkan danau yang sedang tenang  Lalu sedikit beriak atas sentuhan jari beberapa orang. Membantunya untuk menenangkan...