#15

Dia sedang sendiri saat ini. Pagi ini benar benar penat yang dirasa. Grafik suasanya hatinya kembali menurun. 
Kalian tahu? Dia sudah menikah. Sebuah impian yang sangat dinantikan sejak tahun-tahun lalu. Pangeran kuda putihnya sudah datang menjemput, meminang, dan membawanya ke istana. Hidup berdampingan dengan bahagia. Namun, pangerannya saat ini sedang ke kota, mengurusi segala macam pekerjaan yang harus di urusi, dan dia sebagai seorang istri pangeran yang masih berkutat dengan pekerjaan, sedang sendiri dan merasa bosan dengan rutinitas pekerjaannya itu. 

Dimanakh kicau burung dan bentangan taman yang diharapakan? Dengan tumpukan buku-buku yang mengisahkan romance, drama, horor, pembunuhan, keluarga dan lain sebagainya dihadirkan pula secangkir teh hangat dengan roti-roti gandum berselai manis gurih. Tapi kenyataannya adalah pesan pesan singkat jarak jauh yang mengharuskan menyelesaikan pekerjaan. 

Menghadirkan uang dikehidupan benar-benar 
butuh kerja keras dan pengorbanan hati, pengorbanan kebahagiaan, pengorbanan kelegaan, pengorbanan kebebasan.   Tidakkah kalian muak dengan semua itu? Pernahkah terbersit di kepala kalian ingin lepas dari kegiatan yang membuat diri ini tidak bebas? Hal itulah yang sering muncul di benak dan perasaannya. Dia adalah pribadi yang sedang berusaha melawan diri. Sedang berusaha menghadapi kenyataan dan keharusan yang diharuskan. Terutama, karna hidup butuh uang.  Banyak yang harus dia bantu. Kapan dia bisa benar benar bahagia dengan dirinya sendiri... Dengan tidak mengharuskan adanya tekanan dan tuntutan pekerjaan itu. 



NB: waktu ini sesungguhnya benar benar padat, kalian tidak bisa bersantai, sementara hidup terus berjalan. 

Komentar

Postingan populer dari blog ini

#19

#20