Hari yang membingungkan*curahan hati seorang RISA (Short Story)

Ketika terbangun dari tidur, aku mengecek ponselku  yang sejak semalam tak berdering sedikitpun. aku bertanya pada diriku sendiri? sedang menunggu apa aku? dia nggak akan menghubungimu. baru kemarin dia membentakmu, tidak memperdulikanmu dan kini dia menjauhimu, kemudian nanti dia akan meninggalkanmu segera. aku nggak mau selalu picisan. sudah cukup kemarin mataku bengap karena tangisan pecundangku. sekarang aku akan mengikhlaskan semuanya. nggak perduli apa yang terjadi dan akan terjadi setelahnya, I'm ready now, shall ready ! aku harus kembali bangkit dan menjalani hari-hariku sendiri, Tuhan selalu bersamaku. aku yakin aku akan menjadi pribadi baru yang lebih baik. aku coba meyakini itu. aku nggak mau berharap terlalu banyak sama dia.

Tapi hari ini kenapa begitu sepi ya? dihari libur seperti ini biasanya ibu membangunkanku tepat jam 9 pagi. tapi kenapa sudah lewat pukul 10 keadaan sepi-sepi saja. dengan segera aku beringsut dari depan laptopku. turun kelantai dasar dan melongok suasana di dapur. sepi, nggak ada makanan sedikitpun di atas meja. aku celingukan barangkali ada tanda-tanda makhluk hidup. lampu ruang tengah terlihat padam. pergi kemana penghuni rumah ini? sial, jangan-jangan mereka jalan-jalan dan bersenang-senang tanpa aku?! kenapa aku nggak dibangunkan?! jahat, benar-benar jah... tapi tunggu, ada pesan tertempel di pintu lemari es. "Risa sayang.. ibu, ayah dan Loli pergi kerumah Nenek. tadi subuh aku mendapat kabar dari Sarah kalau dia sakit. aku sudah coba membangunkanmu, tapi pintu kamarmu terkunci. aku mengetuk-ngetuk sambil memanggilmu, tapi kau nggak segera bangun. terpaksa kami berangkat tanpamu. ada bubur instan di dalam lemari es yang bisa kau hangatkan. kami akan pulang malam ini. hugkiss muachch"

ok. aku sendirian sekarang dihari libur. apa yang akan aku lakukan? aku kembali mematut diriku di depan laptop, melanjutkan blog ku sambil mendengarkan musik ditemani kue kering yang ku temukan di dapur. oowwhhh, bahkan pikiranku masih tertuju ke 'dia'..... ku lirik ponselku, nggak ada tanda-tanda kehidupan. hari ini benar-benar membuatku bingung--nggak tahu kenapa. 

Jam menunjukan pukul 1 siang. jenuh ini sudah menuju pada tingkat tinggi. aku merenung sejenak, berpikir apa lagi yang mesti aku lakukan sekarang untuk menghilangkan rasa bosan di hari libur yang maram ini. lalu muncul ide, aku akan menghubungi Petri--sahabatku. 
"Hai, Pet. kau dimana? bisakah kau datang kerumah? ibu, ayah dan adikku hari ini pergi kerumah nenek. aku nyaris pingsan karena bosan." 
"blablablabla..". terdengar dia berbicara.
"aku ditinggal mereka karena sulit dibangunkan. kau kemari ya... temani aku. nanti kita delivery pizza".
"blablablabla.."
"owh, km nggak bisa. its ok, mungkin lain kali. selamat bersenang-senang ya, bye".
bahkan hari ini petri sahabatku pergi berlibur dengan keluarganya. sedangkan aku..... hanya bisa meratapi kehampaan hati dan suasana sunyi. hmmm, nggak ada yang perduli. dan aku sedang malas untuk pergi keluar sendiri.

Hari yang membingungkan :(

NB: Sepertinya aku sedang galauuuuu


SELAMAT MENIKMATI :D

Komentar

Postingan populer dari blog ini

#19

#20