Terlalu Picisan*curahan hati seorang RISA (Short Story)

Aku Risa, dalam pengalaman hidup dari kecil hingga umurku 18 tahun ini aku tak pernah merasakan yang namanya "Pacaran" layaknya pemuda pemudi jaman sekarang. kenapa? karena aku nggak begitu cantik, mungkin? sosialisasiku buruk, aku begitu merasa canggung dan nggak nyambung apabila bergaul atau mengobrol terlalu lama dengan cowok. dalam hal cinta bisa dikatakan aku payah, tapi dalam hal bernyanyi dan bermain musik akulah jagonya. selama ini teman-temanku banyak bercerita mengenai masalah hidupnya padaku. aku juga nggak ngerti kenapa mereka mempercayakan aku untuk bercerita mengenai masalh hidup mereka. kalian tahu? terutama dalam urusan pasangan mereka. padahal aku nggak pernah merasakan yang namanya punya pasangan. tapi setiap teman-temanku ada masalah dengan pacarnya pasti mereka meluap-luapkannya padaku. ajaibnya aku seolah menjadi seorang yang ahli dalam bidang psikologi. ketika mereka curhat, aku mendengarkannya dengan baik. menatapnya serius, mendengarkan. lalu disela-sela ceritanya aku pasti memberikan masukan dan solusi yang mungkin bisa membantu masalah yang tengah dihadapinya. *sepertinya bisa dibilang aku sok tahu, belum pernah merasakan yang namanya jatuh cinta tapi sok ngajarin masalah orang yang tengah jatuh cinta. 

tapi kalian jangan setuju dulu dengan statement barusan tentang diriku. karena dulu ketika aku masih SMP sahabatku.. Olie yang selalu mendapat cowok apabila dia putus dengan mantan2 sebelumnya, pernah berkata. "Omonganmu selalu tepat Ris, masukan dan solusimu selalu berhasil ketka aku praktekan ke cowokku". aku tak pernah berharap ia akan mengikuti apa kataku, selalu. setelah mendengar Olie berkata seperti itu, jelas aku terkejut dan tidak percaya. namun bermulai dari itu lantas percaya diriku timbul untuk mendengarkan curahan hati teman2ku dengan memberikan masukan atau solusi ke mereka *SOK BIJAK. 
alhasil, sampai sekarang teman-temanku beberapa masih ada saja yang curhat padaku,, walau tak sesering dan sebanyak dahulu. karena aku juga mulai malas mendengar keluh kesah mereka yang terlalu picisan buatku.

akhirnya pada suatu ketika aku bertemu dengan seorang cowok yang lantas aku jadikan pasangan. oh ya Tuhan, peristiwa ini lama-kelamaan aku alamu juga. padahal dulu aku nggak mau yang namanya pacaran *begitu picisan, dan aku nggak suka itu. tapi apa yang terjadi? sekarang perhatian dalam hidupku mesti aku bagi 2 dengan orang lain. pada awalnya aku bahagia, hubungan itu begitu lancar dan lurus-lurus saja... hatiku selalu berbunga ketika dia membuatku menjadi sesosok cewek yang spesial baginya. dia begitu baik padaku, orang yang asik ketika kami tengah mengobrol. setiap menit kami selalu bersama--bukan secara langsung, ketemu langsung, bukan. tetapi melalui SMS, telefon ataupun chatting internet. aku selalu menunggu2 nya apabila sehari atau dalam beberapa jam dia tdak menghubungi aku. kalian tahu? karena baru merajut hubungan, seorang cowok itu memiliki rasa penasaran dengan hatinya... dia selalu dan pasti menghubungiku. selalu dia yang pertama kali menghubungi. dia begitu menggebu untuk mendapati cintaku.*terlalu picisan. 

"aku ngga bisa jauh darimu" katanya suatu hari. aku diam. mukaku merah padam. tentu dia tidak tahu karena dia berkata lewat Telefon. beberapa hari kedepan tak jarang perkataan gombalnya merasuk ke hatiku. "setiap aku bangun dari tidur, aku selalu semakin mencintaimu", "jangan diakhiri dulu obrolannya, asik sih berbincang-bincang denganmu". anehnya aku tergoda. awalnya rasa itu nggak ada... tapi lama-kelamaan timbul rasa aneh yang benar-benar membuatku pusing tak bisa tidur. sepertinya aku terkena syndrom "gedebuk cinta" alias "Jatuh Cinta". Ya Tuhan, berilah petunjukmu. kamipun merajut hari-hari bersama, nggak serumah seperti orang yang sudah menikah. tepatnya layaknya kekasih... "layaknya" hmmm. "pacaran", oh jujur aku nggak suka dengan kata ini. awal menjalani, bahagia melingkupi. sepertinya handphone dan laptopku itu nggak bisa jauh dari tubuhku. kami selalu berkomunikasi setiap harinya. 

2 tahun sudah. hubungan itu bisa bertahan, pasang surut kami jalaninya. aku seperti jadi seorang yang cengeng jadi sering menangis jika ada masalah atau konflik yang membuatku nggak nyaman. hatiku sering terluka, pikiranku sering tersita, hari-hariku jadi mati rasa. hmmm SIAL! aku sekarang jadi Picisan. ahkirnya aku merasakan apa yang pernah dirasa teman-teman yang pernah curhat padaku. dulu aku cuma bisa ngomong... memebrikan masukan dan solusi hanya sekedar bicara, sukur2 basa basi ku manjur. tapi sekarang. AAAAARRRGKKKKKHH!!! aku sering murung dan banyak pikiran kalau ada konflik. parahnya lagi hubungan kita sepertinya sedang diujung tanduk. dia tak lagi menghubungiku sesering dahulu, tak lagi menghubungiku duluan, tak lagi sering melontarkan kata-kata pujian(gombalnya). tiba-tiba semua berbalik arah. jadi aku yang sering melakukan kebiasaannya dulu pada saat dia mengejar cintaku. *sejujurnya aku nggak suka bermohon2 soal cinta. 

Ironisnya lagi, dulu pada awal hubungan kami, dia adalah seorang yang santun, baik perangainya, membuatku nyaman apabila bersamanya. kini hal itu berubah, dia sering tidak memperdulikanku, mengabaikanku seolah aku bukan orang yang penting lagi untuknya, kami sering bertengkar, berbeda pendapat lalu berdebat, suka saling membentak, saling tidak perduli karena tumbuh Ego nya masing-masing. karena itu aku jadi sering menangis. *tak ada yang tahu. hanya aku dan Tuhan saja yang tahu. 

terakhir bertemu, aku dibentak2nya. dia bilang... aku ini aneh, mengesalkan, selalu dia yang mengalah. *bukankah cowok mestinya memang begitu?. karena menahan emosi, tiba-tiba buliran air mataku menetes. sempat membuatnya memudar nggak marah lagi. tapi setelahnya.. amukannya timbul lagi. sebelumnya kami makan malam bersama, beberapa perilaku karakter anehnya keluar, aku jadi bingung kenapa dia jadi seperti itu? sulit aku jabarkan. dia begitu aneh,,, kemudian dia kembali kesal, membentak ditempat umum. katanya aku aneh, tapi menurutku dialah yang aneh!  dan AKU ENGGAK SUKA DIBENTAK! lalu melengos pergi, padahal sebelumnya dia menyuruhku utnuk duduk dan berbincang menuntut penjelasan karena ke anehanku pada saat itu. karena ditempat umum, aku menghindar. kalian tahu? aku benar-benar nggak tahan dengan dia yang seperti itu. 

Aku rindu dia yang dulu... hmmm :(

HB: Akhir-akhir ini aku jadi susah tidur, kenapa ya?

SELAMAT MENIKMATI :D

Komentar

Postingan populer dari blog ini

#19

#20