Lonely *Curahan Hati Seorang Risa (Short Story)
hari ini adalah hari libur, kegiatan hari
ini kuhabiskan dengan membaca buku di lokasi berbeda-beda. rasanya aku merasa
bosan, sangat bosan! setiap hari aku sekolah, bertemu teman-teman, belajar dan
melakukan aktivitas yang biasa dilakukan siswa lainnya di sekolah, tapi aku
merasa sangat nelangsa. ketika hari libur tiba, aku malah merasa kesepian. tak
tahu mengapa mendadak otakku terasa kosong, seolah penghuni rumahnya sudah
pindah dari kediamannya. ibuku pergi kerumah nenek bersama Loli, sebelumnya aku
diajak tapi aku enggak mau karena, ya-lagi-lagi merasa bosan--disana tidak ada
apa-apa. Vita sepupuku sudah berubah jadi orang sibuk setelah menemukan kerja
part time. biasanya jika aku kesana bersama ibuku pasti aku menghabiskan waktu
bersama vita, entah itu nonton film, mengecat kuku atau bergossip. tapi suatu
hari aku pernah kesana dan mendapati dirinya berangkat kerja part time--nenek
yang memberitahu ku, lantas yang ku kerjakan disana hanya memperhatikan
perbincangan ibu dengan nenek, lalu membaca buku usang yang ada dirumahnya.
suatu kali aku kembali bersama ibu dan Loli kesana, kemudian lagi-lagi aku
sendiri, nenek bilang Vita sudah tak bisa lagi seperti dulu memiliki waktu
luang banyak, ia sudah remaja dan beranjak dewasa sudah saatnya ia merubah kehidupannya
menjadi mandiri. vita tak punya ayah dan ibu, ketika kami sama-sama berusia 6
tahun keluarga mereka mengalami kecelakaan. ibu dan ayahnya meninggal ditempat.
aunty cloe adalah adik ibuku ia dan suaminya meninggalkan
Vita--sepupuku--sendiri, sejak saat itu Vita diasuh oleh nenek sampai
sekarang.
jadi, hari ini kuhabiskan waktu ku hanya
bersama kawan setiaku, novel-novel magis. kau tahu kenapa ku sebut mereka
novel-novel magis? karena aku percaya, jika seorang manusia telah memiliki
ikatan dengan buku maka judul-judul buku beserta isinya akan selalu muncul
sesuai dengan perasaan yang sedang kau rasa. percayakah? aku pernah mengalami
hal tersebut! percaya tidak percaya suatu ketika aku tengah mencari novel di
toko buku, aku berjalan seorang diri tanpa ditemani atau meminta seseorang untk
menemaniku mencari buku. suasana hatiku saat itu memang sedang dalam keadaan
sedikit galau, patah hati, kecewa, remuk dan entah apalagi kata-kata yang bisa
ku keluarkan demi menggambarkan perasaan dan otakku yang tengah kalut pada saat
itu. ya, biasalah anak muda, akibat persoalan cinta-Picisan! *oke, kembali ke
benang merah. aku sudah mendapatkan buku setelah beberapa menit mataku mencari
dan tanganku mengecek, meraba segala macam buku-buku yang tersusun dan
tertumpuk rapih. si penjual datang menghampiri dan menawarkan segala macam buku
kepadaku. kembali ku pilah-pilah buku pemberiannya dan kau tahu apa? semua
menceritakan tentang PATAH HATI! kekecewaan, move on karena cinta dan
blablablabla sejenisnya. satu buku lagi-lagi ia tawarkan, dia bilang sih itu
keluaran terbaru penerbit ******* karena penasaran aku pun memintanya untuk
mengambilkan untukku. beberapa saat ia mencari dan meyerahkan kepadaku..
judulnya adalah RESTART ku baca sinopsis di belakangnya, lantas aku terenyak
dengan kesesuaian buku ini dengan isi hatiku. aneh... aku segera menghentikan
menimang-nimang buku tersebut dan langsung ku tolak ke penjualnya. aku memilih
buku yang sebelumnya sudah kupilih. sepanjang pulang meninggalkan toko buku
tersebut, otakku ramai berebut saling bicara dan bertanya. hatiku menolak untuk
meyakinkan bahwa aku sedang patah hati. beberpa hari kedpan dengan berat hati
ku akui, saat itu benar-benar aneh, buku-buku tawaran si penjual kenapa bisa
pas dengan suasana hatiku.
pernah aku baca novel, ada bagian
dimana ceritanya itu menjelaskan seorang wanita gemar membaca buku sebelum
pacaran dan melupakan buku-bukunya. ketika ia putus dengan kekasihnya tiba-tiba
muncul buku-buku secara aneh di hadapannya, judulnya adalah "belajar
memaafkan" lalu muncul buku kedua berjudul "cinta lama, arahan
baru" . setiap kali ia bergerak, berjalan, beraktivitas di dalam maupun di
luar rumah, wanita itu selalu menemukan kedua judul buku tersebut di dIhadapannya.
ya, tentu sesuai dengan perasaan hatinya saat itu mengenai cinta. lalu buku itu
menjelaskan mengenai nove magis dengan ikatan pada seseorang yang mencintai dan
gemar tehadap buku. karena itu aku percaya, novel-novel magis karena ikatan ku
pada novel. hehehe unik ya, dan sungguh aneh.
oh iya, aku mau laporan lagi. kegiatan ku
hari ini membaca novel di cafe, di taman, di halte bus dan berakhir di
pekarangan rumah ku sendiri. setelah baca, aku telentang di atas rumput
menghadap langit, ku pejamkan mata, tanpa kusadari air mata keluar dari sudut
mata, aku merasakan basahnya. rumah Andreas terlihat kosong. sepertinya ia
sekeluarga juga sedang pergi.
hmmm sungguh, aku kesepian.
NB : a k u k e s e p i a n !
SELAMAT MENIKMATI :)
Komentar
Posting Komentar