#09
Hai. aku tahu, saat ini sudah memasuki tahun berbeda. Terakhir aku menulis blog pada tahun 2016, dan masih menganalisa'nya' dengan kemajuan yang tak berarti. Sepertinya sudah setahun aku menghilang dan sudah banyak cerita hidup'nya' yang aku lewati di blog ini. Sebelumnya aku sungguh meminta maaf, atas kelancangannku yang menghilang tanpa ada basa basi di blog ini. ohh, aku benar-benar sibuk, dia pun sangat sibuk. Kalian tahu? selama kami menghilang, skenario hidup'nya' benar-benar memiliki siklus tak menentu--sampai aku bingung ingin berbagi cerita mulai darimana--ingatkah kalian di tulisanku yang #08? ya tentu saja saat itu tahun 2016--wow, sudah lewat lamaaa sekali rupanya--tentang 'sosok itu' yg aku gadang-gadang terus di blog #08, dia pada akhirnya sungguh2 mengakhiri ketidak jelasan mereka. yipppiiiiiiiieeeee... aku sangat bahagia. Ooh, sungguh berliku perjalanannya, setelahnya saja masih banyak persoalan-persoalan rumit lagi ketika hendak menyelesaikan semuanya. Kalian ingat pada kolom NB yang ku tulis "kurasa dia butuh seseorang untuk menolong dunianya. Agar dia bisa kembali hadir pada dunia nyata." Dan dia benar-benar sudah bertemu dengan 'seseorang' yang telah menolong dirinya! saat ini dia sedang kasmaran dengan sosok yang baru, oow, rasanya aku ingin sekali kalian bisa melihat tampangku saat menuliskan ini, aku sungguh2 bahagia. Akupun ingin sekali kalian bisa melihat kebahagiaan'nya'.
Terima kasih Tuhan, kau sudah mengirimkan pangeran berkuda putih untuk'nya'--walaupun bukan pangeran berkuda putih yang sesungguhnya, tapi sepertinya pria itu cukup menjadi pangeran hatinya--tidak diragukan, dia mencintai pria itu. Hatinya kembali berbunga. Pertanda bagus.
Setiap hari hanya ada pria itu di dalam kepalanya, dari mulai bersiap untuk tidur, saat dia tidur, saat bangun tidur, hingga dia menjalani rutinitas dan aktifitas hariannya, hingga dia kembali untuk tidur, sosok pria itu selalu berbayang-bayang. Sungguh, dia sudah sangat menggantungkan harapan besar pada Tuhan, bahwa dia ingin pria itu menjadi sosok pendamping hidupnya.
Kalian tahu? aku tidak perlu menjelaskan bagaimana awal mereka bertemu, dan bagaimana lika-liku dia mengakhiri segala sesuatunya dengan sosok yg lama. Karena aku hanya menceritakan dan menyampaikan tentang dirinya yang sedang dialami saat ini, yang kulihat, yang kurasa dan kumengerti saat ini.
Baik, aku lanjutkan.... intinya adalah, mereka tengah kasmaran, sama-sama sedang merasakan kasmaran. Dengar-dengar sudah ada perbincangan ke arah serius untuk tahun depan (berbisik), aku sangat berharap dan sepenuh hati mendoakan hubungan mereka bisa sampai kejenjang pernikahan. Aku bahagia sekali melihat dia bahagia. Ku harap semesta kali ini mendukung dan merestui.
NB: Tuhan, kau maha baik... jodohkanlah mereka dan persatukan mereka. Segera.... :)) (aku sedang tersenyum bahagia)
Baik, aku lanjutkan.... intinya adalah, mereka tengah kasmaran, sama-sama sedang merasakan kasmaran. Dengar-dengar sudah ada perbincangan ke arah serius untuk tahun depan (berbisik), aku sangat berharap dan sepenuh hati mendoakan hubungan mereka bisa sampai kejenjang pernikahan. Aku bahagia sekali melihat dia bahagia. Ku harap semesta kali ini mendukung dan merestui.
NB: Tuhan, kau maha baik... jodohkanlah mereka dan persatukan mereka. Segera.... :)) (aku sedang tersenyum bahagia)
Komentar
Posting Komentar